Puisi Pendek Alam Raya Sekolahku

 

 

Rindu setara cintaku, tidak bergeser dari garis ekuator. Tetap sama, bertambah banyak untuk tuan puteriku, hari, bulan dan jaman menjadi saksi catatan hingga kelak ada dan tiada.

Aku melihatmu tertidur dalam mimpi, tersenyum indah tak bisa terlupakan. Bermimpi dengan kelembutan akan kenangan.

Aku sentuh rambut halusmu, penuh ingatan peristiwa dalam nuansa cinta. Aku cium kening halusnya tanpa membangunkanmu dari ketenangan alam cinta.
Mempunyai ikatan cinta seperti bumi serta langit biru mengelilingi angkasa raya. Janji setia untuk hidup seribu tahun dengan asmara pelajaran hidup.

Hi Semesta raya, inilah janji anak manusia yang berada di  bumi berasal dari tanah liat, ajari kami tentang alam raya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s