Puisi Pendek Melangkah Dalam Jaman

 

Melihat gedung-gedung tinggi, teringat jejak langkah kaki kita kawan, bermain dengan alam, berguling diatas rumput-rumput liar.

Jemari kaki berlari riang dalam lumpur liat, berkecepiak,  menghentak terkena badan, hanya kancut terpakai bebas.

Sahabatku Otong, kami meluncur asik ditanjakan jalan setapak, memberi aba-aba untuk segera turun, rawa akan banjir.Hujan bertambah deras, angin meniup pelepah bambu kuning.

Kami ngobak diantara telaga pohon waru, mencuci badan, menyelam sambil melihat warna ikan-ikan, mencuci kancut yang berwarna liat.

Tertawa keras dalam hujan, kami anak-anak kampung dalam sisa jaman, menoleh kebelakang hilang kenangan, melihat kedepan terngangga memburu perubahan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s