Puisi Pendek Koruptor Lempar Batu

 

Semakin penat raja bijaksana melihat,  banyak ulah sudah terlihat salah, disangka korupsi menjadi marah, mari duduk,  lihat bersama, koruptor datang dari mana?

Rumah besar berlapis tembok, pagar besi tinggi  berlapis duri tajam, ruang besar banyak pintu, tak berkunjung tak ada tamu.

Sesaat di jabatan kuasa, ganti aturan seperti ganti celana dalam, masuk rumah rakyat lagak jagoan jaman.

Pakai dasi, mobil mewah, bacot sembarang, berharap tunjangan gratis dari kami yang berkeringat ketir. 

Masih kurang duit disaku, jalan korupsi jadi pilihan, terasa bersalah banyak orang tahu, bikin ulah baru melempar batu.

 Bau busuk koruptor tak tahu malu, ingat pesan orangtuamu, bau amis mulutmu dalam perlindungan pasal, ingat pesan guru-gurumu, bau sampah jabat tanganmu, ingat nasehat saudaramu.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s