Puisi Pendek Dalam Deru Debu

Menunggu lampu hijau

Membaca kabar dunia dalam kemacetan,dalam riuh ramai suara manusia dan mesin kendaraan,berlomba mengungkap arti bacaan dengan rambu perjalanan.

 

Berpikir akan kata, saat benci melihatmu memanipulasi kebenaran , merobek wajahmu dalam surat kabar dan melemparnya ke jalan untuk dilindas alat-alat besar.

 

Tersenyum dalam makna tentang kebenaran keputusan ataukah hanya permainan penguasa.

 

Mengangkat bahu badan dan terus menginjak pedal gas dalam lamunan,menunggu janjimu dalam kemenangan kekuasaan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s