Puisi Pendek Wajah Kota

Kota bangkit dalam kepurukan jaman,mesin besar bergerak dalam setiap pijakan pembangunan.
Tiang-tiang besi mengeluarkan tenaganya untuk mencengkeram dasar bumi.

Manusia pekerja pembangunan berbaris rapi penuh strategi menghias wajah kota, dari tepian sungai sampai taman yang paling terdepan.

 

Jalan tak lagi hanya bisa dilihat dari anda berdiri, terbanglah menuju angkasa melewati tangga pembangunan.

 

Jalan tak lagi menunggu untuk anda berhenti sejenak,kendaraan roda-roda besar serta tanpa roda akan menarik anda kedalam kota penuh kejutan.

 

Rambu bukanlah hiasan untuk hanya dilupakan tapi tanda kesepakatan bersama dalam kesadaran warga kota.

 

Kota selalu ramah untukmu semuanya,tersenyumlah karena masa depan sudah ada didepan wajah anda.

 

Sungai tidak sekedar janji,kolong-kolong tidak hanya tempat untuk berteduh,semua warga berkumpul menjadikan tempat untuk berinteraksi. Rawatlah kota,jagalah kota untuk regenerasi semua manusia. [fiq]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s