Puisi Pendek Pengembara Kata

 

 

Berliku peristiwa melewati jalan pada tempat berbeda,melihatnya lalu melukiskan pada batu di dalam mulut gua.

Daun-daun lontar menjadi saksi sejarah serta untaian cerita,tidak mudah mencarinya untuk dibaca serta menjadi kata dalam perlawanan dan filsafat kehidupan.

 

Aksara membawa kata dalam kesunyian,membaca penuh kesabaran,tidak lapuk dimakan jaman, cerita dari rakyat sampai penguasa.

 

Pembangunan,gaya sehari-hari,pendekar,filsafat ,kerajaan , aturan hukum menjadi kata dalam kehidupan. Tembok-tembok perlawanan berubah dengan ilmu pengetahuan.[fiq]

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s