Puisi Cinta Alam Asmara

 

Langit putih menjadi hiasan,mengajak untuk terbang ke alam asmara. Oh Tuan puteriku,
Aku cinta padamu.

Lautan berubah warna menjadi merah muda,burung camar menari bersama lumba-lumba.Ada waktu cinta yang tak bisa berbatas.
Oh Tuan Puteriku,aku merindukanmu.

Gerakan tubuhnya memberitakan kepada sel cinta,saling berpadu dengan nadi detak jantung kehidupan.

Terimakasih untuk cinta,rindu,kenangan dan batas adrenalin.[fiq]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s