Puisi Pendek Kicau Cinta

Kicau Cinta.

 

Burung Gereja terbang diantara ruang kamar,ketakutan mencari jalan keluar. Tidak bersuara,hanya terbang mencari alam bebas.

 

Terbuka satu jendela kaca,mencoba untuk lepas dari ruang hampa. Paruhnya mengenai kain tergantung erat,jatuh dan kembali mengikuti firasat alam.

 

Tertangkap resah ditangan manusia,membaca mantra bersiul samar. Degup kehidupan berdetak kencang,entah apa yang terjadi kemudian. Nyala air segar mengenai paruh burung gereja,meminumnya dua kali,mengelus sayang bulu-bulu penuh warna.

 

Membiarkannya lepas kembali ke alam bebas,tak jauh terbang keluar hingga kembali dibalkon kamar. Bersuara,berkicau memanggil kawan,sepuluh burung gereja bernyanyi penuh suara,ungkap gembira rasa terimakasih.

 

Selamat terbang bersama firasat alam,teruslah bernyanyi menghiasi suara pagi. [fiq]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s